Erupsi Gunung Ile Lewotolok Polres Lembata bersama Pemda Kabupaten Lembata Evakuasi Warga.

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Polres Lembata bersama Pemda Kabupaten Lembata Evakuasi Warga.

Tribratanewslembata- Minggu tanggal 29 November 2020 sekita pukul 10:00 WITA Polres Lembata melakukan Panggilan Luar Biasa (PLB) dikarenakan Erupsi dari gunung Ile Lewotolok yang mengakibatkan warga disekitar lereng gunung tersebut harus segera dievakuasi. Proses evakuasi tersebut melibatkan 130 personil Polres Lembata, 40 personil TNI, 30 personil BPBD dan 20 personil Sat Pol PP.

Evakuasi warga yang terdampak Erupsi gunung Ile Lewotolok tersebut dipimpin langsung oleh Bpk. Kapolres Lembata AKBP Yoce Marten, S.H., S.I.K., M.I.K. dan hampir seluruh Kendaraan Dinas Kepolisian diturunkan dalam proses pengevakuasian warga tersebut.

Data sementara jumlah pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok Kabupaten Lembata yang diinformasikan Pemerintah Kabupaten Lembata melalui Kepala Bidang Pemberdayaan sosial dan Bantuan sosial Kabupaten Lembata bpk. Paulus Marang, S.Sos. Hingga saat ini pengungsi yang telah terdata berjumlah 5.100 jiwa yang mana terbagi dalam 7 posko pengungsian yaitu, Kantor Bupati Lama (3.832) jiwa, Aula Ankara (32) jiwa, Kelurahan Lewoleba Tengah (140) jiwa, Desa Tapolangu (287) jiwa, Desa Baopana (15) jiwa, Kantor BKD (338) jiwa, dan Parek Walang (456) jiwa.        (41|A.L) 

(HUMAS POLRES LEMBATA).a