Wakil Kepala Kepolisian Resor Lembata Kompol Johanis Christian Tanauw Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi 'Patuh Turangga - 2020 Polres Lembata.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Lembata Kompol Johanis Christian Tanauw Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi 'Patuh Turangga - 2020 Polres Lembata.

Tribratanewslembata-  Pada Hari Kamis Tanggal 23 Juli 2020, Pukul 08.00 Wita, Bertempat di Lapangan Apel Polres Lembata di laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi 'Patuh Turangga - 2020 Polres Lembata dengan Tema " Kamseltibcarlantas dengan mengedepankan Giat Premitif & Prefentif Guna Meningkatkan Simpati Masyarakat terhadap Polantas dalam Rangka Pencegahan / Penularan Covid - 19 di Jalan" yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Lembata  KOMPOL  JOHANIS CHRISTIAN TANAUW .

Pada Upacara Gelar Pasukan, Turut Hadir dalam giat tersebut yaitu

- Danramil 1624 - 03 Lewoleba Mayor CHB. IHSAN, SE

- Komandan Pos AL Letda Laut (PM) TRIAWAN ANWAR, SH

- Sek. Pol PP PASKALIS LEWEHEK

- Sek. BKD  HENDRIKUS KUA

- Kepala UPTD BPAD Prov. NTT Wil. Kab. Lembata OSKAR OLA SAMON

- Plh. Kabid LLAJR ANFRE BEDIONA

- Pj. Jasa Raharja SAMUEL MANDALA

- Kasubsi Administrasi Kamtibmas YUDELSON D. SIMSON

- PJU Polres Lembata.

Adapun Amanat Kapolda NTT yang di bacakan oleh Inspektur Upacara Kompol Johanis Christian Tanauw yaitu Permasalahan di Bidang Lalu Lintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis.

Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah Kendaraan bermotor dan Populasi Penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

 Perkembangan transportasi juga telah memenuhi era digital. Dimana operasional order angkutan Publik sudah berada dalam genggaman ( Cukup menggunakan Handphone). Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas., Sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut.

 Polisi Lalu Lintas terus berupaya melaksanakan program Kapolri yang di sebut PROMOTER (Profesional - modern - Terpercaya)

 Sesuai Amanat Undang-undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas dan angkutan jalan kita diharapkan untuk :

 

1. Mewujudkan dan memelihara Keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalulintas(Kamsel tibcar lantas).

2. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas

3. Membangun budaya tertib berlalulintas dan

4. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

 Keempat harapan ini, merupakan hal yang kompleks dan tidak ditangani oleg polantas sendiri meningkatkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak.

 Berdasarkan Program Decade Of Action For Road Safety 2011-2020 atau Decade Aksi Keselamatan jalan yang telah dicanangkan oleh perserikatan bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengurangi korban meninggal dunia pada tahun 2020 sebesar 50% para penyelenggara sistem yang terpadu yang tertuang dalam rencana umum nasional keselamatan dalam 5 pilar yaitu :

1. Manejemen keselamatan jalan,

2. Jalan yang berkeselamatn.

3. Kendaraan yang berkeselamatan.

4. Perilaku pengguna jalan yang berkeselamatn

5. Penanganan Korban pasca kecelakaan.

 Program Nawacita Presiden RI adalah menghadirkan kembali Negara untuk melindungi segenap Bangsa, dari salah satu Nawacita Presiden RI ini dijabarkan dengan Keseblas Program Prioritas Kapolri   yaitu PROMOTER ( profesional - Modern - Terpercaya) Program Keseblas yaitu Quick Wins Polri di dalam pelaksanaan tugas Kepolisian di Implementasikan dengan kehadiran anggota Polri di tengah - tengah masyarakat , dimana Koorlantas Polri menjabarkan Program Keseblas Point ke enam yaitu Polisi sebagai Penggerak Revolusi Mental dan Pelopor tertib sosial di ruang Publik.

 Salah satu yang menjadi Fokus perhatian saat ini adalah Keselamatan bagi Pengguna Jalan. Keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas. Dalam konteks ini Lalu Lintas dapat dapat di pahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat Modernitas.

 Keselamatan berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan dianggap tidak penting. Hal itu dapat ditunjukan dari Political Will Pengguna Lalu Lintas.

 Kesadaran Pengguna Lalu Lintas baik Pejalan Kaki, Pengendara Kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya masih rendah.

 Polri telah menetapkan Kalender Operasi Patuh yang rutin di laksanakan selama 14 Hari yang mulai dari tanggal 23 Juli 2020 sampai dengan tanggal 05 Agustus 2020, secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

 

Adapun Sasaran Prioritas Operasi Patuh Tahun 2020 adalah sebagai berikut :

1. Pengemudi menggunakan Handphone

2. Pengemudi melawan Arus

3. Pengemudi Sepeda Motor Berboncengan lebih dari satu

4. Pengemudi di Bawah Umur

5. Pengemudi dan penumpang Sepeda Motor tidak menggunakan Helm SNI

6. Pengemudi Kendaraan Bermotor menggunakan Narkoba / Mabuk.

7. Pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang di tentukan.

Dengan Penindakan  sasaran Pelanggaran Lalu Lintas tersebut diatas maka diharapkan Operasi Patuh ini dapat menekan jumlah korban Fatalitas dan meminimalisir kemacetan lalu lintas serta terwujudnya Kamseltibcar Lantas yang mantap

Sebelum Mengahkiri Sambutan ini Perlu Saya Tekankan Kembali, selama pelaksanaan operasi agar selalu Panjatkan Doa kepada TYME sebelum melaksanakan tugas. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional yang ada. Hindari tindakan Pungli, dan.

 Lakukan tugas operasi patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat.

Ahkirnya dengan memanjatkan puji syukur kehadirar Tuhan yang maha esa, saya mengucapakan Selamat  Melaksanakan Tugas Operasi Kepolisian Dengan Sandi Operasi "Patuh" 2020

 Demikian sambutan saya, semoga TYME selalu memberikan bimbingan, kekuatan dan petunjuk kepada kita semua, sehingga kita dapat melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarkat, bangsa dan negara serta polri yang kita cintai ini.Tutup Amanat Waka Polres Lembata. (42|H.K.).

( HUMAS POLRES LEMBATA )