Tatap Muka Pembina dan Ketua Bhayangkari Cabang Lembata, Perkuat Kekeluargaan dan Dukungan terhadap Tugas Polri.

Tatap Muka Pembina dan Ketua Bhayangkari Cabang Lembata, Perkuat Kekeluargaan dan Dukungan terhadap Tugas Polri.

LEWOLEBA – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan di lingkungan organisasi Bhayangkari, Pembina Bhayangkari bersama Ketua Bhayangkari Cabang Lembata melaksanakan kegiatan tatap muka bersama Bhayangkari se-Cabang Lembata, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bhayangkari Polres Lembata dan dihadiri Kapolres Lembata AKBP Henman Limbong, S.P., S.I.K., M.H., selaku Pembina Bhayangkari Cabang Lembata, Ketua Bhayangkari Cabang Lembata, anggota Bhayangkari se-Cabang Lembata serta anggota Polres Lembata.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kepengurusan sekaligus memperkuat komunikasi, kekeluargaan dan sinergi antaranggota Bhayangkari dalam mendukung pelaksanaan tugas Polri.

Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Cabang Lembata menekankan pentingnya menjadikan Bhayangkari sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun rasa kekeluargaan.

“Jadikan Bhayangkari ini sebagai keluarga kedua kita. Di sini tempat kita saling berbagi, saling menguatkan dan saling membantu ketika menghadapi kesulitan. Tidak boleh ada pandang bulu dan tidak ada perbedaan asal-usul. Kita adalah satu keluarga,” ungkapnya.

Selain memperkuat kekeluargaan, Ketua Bhayangkari Cabang Lembata juga mengajak seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas diri serta kesejahteraan keluarga. Menurutnya, Bhayangkari tidak hanya menjadi wadah pertemuan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.

Berbagai keterampilan yang dimiliki anggota, seperti memasak, menjahit, menenun maupun keterampilan lainnya, diharapkan dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang mendukung program UMKM Bhayangkari.

“Tujuannya agar kita tetap berdaya, di mana pun kita berada,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam mendukung tugas suami sebagai anggota Polri, termasuk menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Menurutnya, setiap anggota Bhayangkari memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan keluarga sekaligus memberikan dukungan moral kepada suami dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Lembata AKBP Henman Limbong, S.P., S.I.K., M.H., selaku Pembina Bhayangkari Cabang Lembata, dalam arahannya mengajak seluruh anggota Bhayangkari untuk membangun semangat kebersamaan dan memberikan dukungan positif terhadap pelaksanaan tugas suami.

Kapolres menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial. Ia mengingatkan agar setiap anggota Bhayangkari mempertimbangkan dampak sebelum mengunggah sesuatu ke media sosial.

“Hal-hal yang bersifat pribadi tidak perlu ditampilkan. Postinglah hal-hal yang positif, membangun dan mencerminkan kebaikan keluarga serta organisasi kita,” pesan Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan menghindari rasa iri hati di antara sesama anggota Bhayangkari. Perbedaan kondisi maupun keberhasilan yang dimiliki masing-masing keluarga hendaknya dijadikan motivasi untuk berkembang dan saling mendukung.

“Jika melihat saudari kita lebih beruntung, ambil sisi positifnya dan jadikan motivasi untuk berusaha lebih baik. Mari kita saling berbagi, saling menguatkan dan tidak menjatuhkan satu sama lain,” ungkapnya.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik dalam keluarga. Menurutnya, komunikasi antara suami dan istri menjadi salah satu kunci dalam menciptakan keluarga yang harmonis serta mencegah terjadinya berbagai persoalan.

                                                                              

Ia mengajak para Bhayangkari untuk tetap memberikan perhatian dan mengingatkan suami secara bijaksana terkait kedisiplinan dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri.

“Kedisiplinan dimulai dari rumah. Ibu-ibu dapat saling mengingatkan dengan cara yang baik agar suami selalu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan disiplin,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab besar karena mendapatkan penghasilan dari negara. Oleh karena itu, seluruh personel diharapkan bekerja dengan jujur, disiplin dan penuh tanggung jawab.

“Rezeki kita mungkin tidak besar, tetapi yang terpenting adalah halal dan berkah. Jika kita bekerja dengan jujur dan bertanggung jawab, Tuhan pasti mencukupkan dan memberkati masa depan anak-anak kita,” tutur Kapolres.

Kapolres juga mengajak seluruh Bhayangkari untuk terus membangun komunikasi dan menyampaikan setiap persoalan secara berjenjang apabila terdapat kendala, baik berkaitan dengan kegiatan Bhayangkari maupun kehidupan keluarga.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Para anggota Bhayangkari diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan maupun hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan organisasi dan kehidupan keluarga.

Melalui kegiatan tatap muka tersebut, diharapkan hubungan silaturahmi dan komunikasi antaranggota Bhayangkari Cabang Lembata semakin erat, sehingga mampu menjadi wadah yang saling mendukung dalam membina keluarga, mengembangkan potensi serta memberikan dukungan positif terhadap pelaksanaan tugas anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.